Selasa, 30 Agustus 2016

BATAN Segera Lepas Varietas Padi dan Kacang Tanah

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) telah melakukan penelitian dan pengembangan serta pemanfaatan teknologi nuklir di berbagai bidang, diantaranya kesehatan, industri, lingkungan dan pertanian. Di bidang pertanian, BATAN telah mampu melakukan pemuliaan tanaman dengan menggunakan teknik radiasi untuk mendapatkan bibit tanaman yang unggul. Melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), BATAN akan segera melepas varietas dua varietas tanaman pangan.

Pertama, Varietas tanaman padi dengan nama Mustaban merupakan singkatan dari Mutasi Radiasi Varietas Banten. Mustaban mempunyai beberapa keunggulan misalnya umur panen hanya 103 hari, produksi rata-rata 6,59 ton/ha, potensi hasil sampai 10,86 ton/ha, beras kepala utuh 92,48%, kadar amilosa 13,13 sehingga nasinya empuk dan pulen, tahan terhadap penyakit blast dan agak tahan wereng, anakan tanaman produktif 18 bh/rumpun.

Mustaban merupakan hasil perbaikan varietas padi lokal Banten dengan nama "Kewal" dengan menggunakan teknik radiasi yang dilakukan oleh para pemulia BATAN antara lain Ita Dwimahyani, Sutisna, dan Yulidar. 

Kedua, Varietas tanaman kacang tanah dengan nama KATANTAN 1 singkatan dari Kacang Tanah BATAN. KATANTAN 1 mempunyai keunggulan antara lain potensi hasil 2,73 ton/ha, berpolong 3, tahan penyakit karat, dan tidak mengandung aflatoxin (carsinogenic) yaitu zat penyebab penyakit kanker. Seperti halnya Mustaban, KANTANTAN juga hasil dari perbaikan varietas kacang tanah dengan menggunakan teknik radiasi yang dilakukan oleh pemulia BATAN yaitu Parno dan Kumala Dewi. (pur)

Sumber : batan.go.id

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.