Minggu, 16 Oktober 2016

Tentang Kami

Benih merupakan sarana produksi utama dalam budidaya tanaman karena dengan benih bermutu dapat meningkatkan produksi, benih bermutu secara ekonomi memberi nilai tambah/manfaat bagi masyarakat/petani

Salah satu faktor penting dalam pengembangan pertanian adalah ketersediaan benih bermutu. Benih bermutu dibutuhkan untuk menjamin pertanaman yang baik dilapangan. Salah satu kegiatan dalam pengadaan benih bermutu adalah penyimpanan benih yang tepat. Penyimpanan benih sangat penting dilakukan untuk mempertahankan viabilitas benih selama periode penyimpanan yang selama mungkin. Pengaturan kondisi simpan yang sesuai sangat menentukan upaya menekan kemunduran fisiologis sekecil mungkin sehingga benih tetap memiliki viabilitas yang tinggi setelah disimpan. Semakin tinggi daya tumbuh benih semakin lama benih dapat disimpan. 

Salah satu kendala yang menghambat upaya peningkatan produksi tanaman pangan di Indonesia adalah upaya penyediaan benih bermutu tinggi. Benih bermutu tinggi yaitu benih yang memiliki mutu genetic, fisiologi, dan fisik yang baik. Beberapa hal yang dapat menyebabkan turunnya mutu benih adalah cara penyimpanan benih yang kurang tepat selama periode penyimpanan. Hal ini akan meningkatkan laju deteriosasi, sehingga viabilitas dan vigor benih cepat menurun. 

BATAN merupakan badan negara  yang salah satu tugas dan fungsinya untuk memanfaatkan aplikasi teknologi nuklir salah satunya menciptakan varietas terutama tanaman pangan. Untuk tetap terjaga kualitas dan kuantitas benih BATAN perlu manajemen yang baik dalam memproduksi, penyimpanan dan pelayan.

Tim Kerja
Adapun tim kerja benih BATAN sebagai berikut:
1       Ita Dwimahyani
2       Khairul Yusuf Nst
3       Khoidir
4       Heri

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.